Era Emas Bulu Tangkis China Berakhir, Babak Baru Generasi Muda Dimulai

MatchBola.comPensiunnya empat pebulu tangkis andalan China yang melaksanakan upacara perpisahan setelah BWF World Tour Finals 2025 lalu telah menandai berakhirnya era emas dan dominasi Negeri Tirai Bambu dalam satu dekade terakhir.

BWF World Tour Finals 2025 menjadi panggung penuh emosi ketika empat bintang besar bulu tangkis China, Chen Qingchen, Zheng Siwei, Huang Yaqiong, dan Liu Yuchen, secara resmi menutup karier mereka di level tertinggi.

Momen perpisahan ini bukan hanya sekadar akhir perjalanan atlet, tetapi juga simbol berakhirnya sebuah era emas yang telah mendominasi panggung dunia selama hampir satu dekade.

Suasana di arena Hangzhou Olympic Sports Centre Gymansium berubah menjadi lautan cahaya ketika ribuan penonton menyalakan ponsel mereka untuk memberikan penghormatan.

Rekan setim Chen, Jia Yifan, membacakan pesan perpisahan yang membuat banyak orang menitikkan air mata. Dukungan publik di media sosial, terutama di Weibo, semakin menegaskan betapa besar pengaruh keempat pemain ini bagi bulu tangkis China.

Yuk gabung channel whatsapp MatchBola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Presiden Asosiasi Bulu Tangkis China, Zhang Jun, menyampaikan penghargaan atas dedikasi mereka.

Sementara itu, Presiden BWF, Khunying Patama Leeswadtrakul, menegaskan bahwa keempat pemain tersebut telah mendefinisikan era emas bulu tangkis Tiongkok dengan prestasi Olimpiade dan Kejuaraan Dunia yang menginspirasi generasi muda di seluruh dunia.

Dengan pensiunnya keempat pemain yang bertitel Juara Dunia semua, babak baru generasi bulu tangkis China telah dimulai.

“Chen Qingchen, Zheng Siwei, Huang Yaqiong, dan Liu Yuchen telah mendefinisikan era emas bulu tangkis Tiongkok melalui keunggulan, ketahanan, dan sportivitas mereka,” kata Leeswadtrakul dikutip BolaSport dari Global Times.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*